March 25, 2009

a massage for my birthday girl, Aqilla

Aqilla Safazia Ikrar, Niigata March 26th 2006

Hello sweetheart,

Are you having a good day with your lovely grandpa & grandma?

Here I’m thinking of you.

And When I think of you,

I think of all the good times we had together.

I miss you lots and I hope you miss me too.

I can’t wait until I see your smiling happy face

Today is your 3rd birthday, honey,

I Wish I would be with you to celebrate your special day,

I Wish I had wings to fly to you,

I Wish there could be a little bridge & I could cross over & be with you,

I Wish I could hold your hand and sing “happy birthday” a million times.

But I want you know…

That Ever since the day you were born, you’ve made my world a happier place

That you are the joy of my life

And even though we’re apart, no matter where I am..

You are always here in my heart.

Happy birthday my sweet little one…,

I love you more than what I could show.

Now I’m counting the days, and it won’t be long.

Very soon now, I’ll be at your place.

Love you so very much!!!

mommy.

February 11, 2009

RS Virus (Ray)

Diakhir penghujung tahun lalu, Putra ke2 kami Ray untuk kedua kalinya diRawat diRS karena penyakit RS Virus. Yah ray memang mempunyai kecendrungan buat athma. batuk dikit udah deh..Tapi ditahun ini mungkin yang paling berat rasanya mengingat Ray hanya tinggal berdua dengan mama. Walopun ayah hampir setiap hari memberikan bantuan & dukungan moril baik melalui telpon ataupun videocall dari California, tapi tetep aja rasanya sabishiii banget hiks hiks..

Tapi Alhamdulillah masih banyak yang berbaik hati menemani bahkan membantu menjaga ray selama dirumah sakit. Terimakasih banyak Uni Ani (yang selalu menemani saat suka & duka selama diRS), Fueki san yang senantiasa berkunjung & bergantian menjaga Ray serta mbak Sri yang walaupun usia kehamilannya udah 9 bulanan masih sempat datang jauh2 dari Nagaoka untuk membantu masa2 sulit selama diRS. Ga Tau harus bagaimana membalasnya..semoga kebaikan hatinya yang tulus dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Amien.

July 31, 2008

Mampukah Kita mencintai Tanpa syarat??

Nice story...

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia .

Silahkan baca dan dihayati.


Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam,Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.
Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata " Pak kami ingin sekali merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak....... ..bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu" . dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya "sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian".

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka." Anak2ku ......... Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi..... .tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian.. sejenak kerongkongannya tersekat,... kalian yg selalu kurindukan
hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.
Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.ini "

Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno.. dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu..

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi
Nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan **_selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2_**..

disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah Pak Suyatno bercerita.
"**Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi, memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian, adalah kesia -siaan.

Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata,
dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..
"Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,"

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

July 27, 2008

New York (USA)

kali ini bukannya mau nulis sesuatu..tapi sebenarnya malah mau nanya & ngumpulin informasi..

Rekan2 MP ada yang tau mengenai kehidupan diNew York (USA) ga yaa?maksudnya tentang kotanya, harga apartemennya, lingkungannya, keamanannya, trus sistem insurance kesehatannya gimana? lingkungannya gimana? mendidik anak disana gimana? ada sistem day care juga ada ga ya?? seperti diJepang..

Terus terang sistem pendidikan, lingkungan bahkan merawat anak (yah kecuali mungkin dlm hal agama yaa..) termasuk baik..membuat sebagian besar para orang Indonesia ( termasuk saya kali yaa ) malas meninggalkan negara ini...

Naah gimana USA (terutama NY)..kalo kalo ada yang tau, pernah dapat informasi, pernah tinggal disana atau bahkan sedang tinggal disana. saya mau dong informasinya..hehehe.. kalau berkenan..

apapun, dari siapa pun & kapanpun...

tolong yaa lagi butuuuh banget..terimakasih sebelumnya, dan ditunggu informasinya...